 |
| Truk Tronton yang terbalik di kampung Buni Rt14/08 dan Rt15/08, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Foto : Lukman Nurhakim, S.Pd |
POTRET BEKASI, Babelan : Warga kampung Buni Rt14/08 dan Rt15/08, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, mengeluhkan akitivas keluar masuk kendaraan perusahaan yang berlokasi di wilayah kampung mereka.
Pasalnya, lalu lintas keluar masuk kendaraan perusahaan yang memiliki bobot tonase berat itu membuat rumah warga bergetar dan retak.
Nurhadi (26), salah seorang warga kampung Buni yang mengaku menyaksikan mobil tronton yang terbalik, terbaliknya mobil tronton tersebut, karena menghindari mobil molen milik proyek PT. Cikarang Listrinda (CL) yang datang berlawanan arah. Namun karena kemiringan jalan yang terlalu tajam mobil tronton pun terbalik.
"Sudah tau jalan sempit masih saja di lewati mobil proyek, untung mobil tersebut tidak ada muatan barang," tandas Nurhadi, sambil geleng kepala, Jum’at (27/02/2015).
Sementara, Nuril (24) salah seorang pemuda kampung Buni, mengatakan, berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dan Pemerintah Desa harus melihat dan di tinjau jalan mana yang harus di lewati mobil proyek.
“Seharusnya mobil proyek ini jangan se enak dewek lewat jalan yang ukurannya sempit, kalau malam hari mobil-mobil proyek tersebut berkebutan dan banyak rumah warga yang bergetar dan retak,” tandas dengan nada sinis.
Warga berharap dengan kejadian ini tidak terulang lagi, karena sangat mengganggu aktifitas. (Lukman)
Tidak ada komentar: