 |
| Yayasan: Madrasah Tsanawiyah (MTs) Baitul Mu'minin, Yang Terlihat Rusak Dan Kumuh |
POTRET BEKASI, Babelan : Warga kampung babakan RT08/04, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, menuntut janji kepada pihak Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) yang merupakan kaki tangan PT.Cikarang Listrindo (CL).
Pasalnya, pihak Manajemen Aksi Cepat Tanggap (ACT) menjanjikan akan memberikan bantuan rehab gedung total Madrasah Tsanawiyah (MTs) Baitul Mu’minin.
Menurut Kepala sekolah MTs Baitul Mu’minin, Ahmad Sanusi, S.Pd (43), mengatakan, pada bulan february 2014 lalu, pihak Manajemen ACT telah menjanjikan akan memberikan bantuan rehab gedung total MTs Baitul Mu’minin milik jamaah atau masyarakat Masjid Baitul Mu’minin, namun kenyataan di lapangan sampai saat ini Maret 2015, janji tersebut belum direalisasikan oleh pihak Manajemen ACT yang menjadi kaki tangan PT.Cikarang Listrindo (CL).
“Manajemen ACT yaitu pak lutfi dan tim sudah mengukur dan mendiskusikan namun tidak tertulis secara tekstual, kami masi menunggu pihak manajemen ACT, dan berharap agar memenuhi janji yang pernah diutarakan, karena MTs Baitul Mu’minin adalah lembaga milik jama’ah atau masyarakat dan bukan milik pribadi,” kata Ahmad Sanusi waktu berbincang dengan Potret Bekasi di rumahnya, Rabu (04/03/2015).
Sementara itu, tim dari Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) Nijan, mengatakan, pihak ACT sudah menyampaikan pengajuan tersebut kepada pihak PT.Cikarang Listrindo (CL), namun pengajuan yang sudah disampaikannya saat ini belum ditanggapi oleh pihak PT.Cikarang Listrindo (CL).
“ACT sudah mengajukan kepada perusahaan CL, namun CL belum mau bantu,” ujar Nijan kepada Potret Bekasi, melalui telepon salularnya. (Lukman)
Tidak ada komentar: