 |
| Ilustrasi |
POTRET BEKASI, Kota Bekasi : Minggu, 19 April 2015. Rumah tangga sakinah mawaddah wa rohmah merupakan keinginan semua pihak, namun, dalam perjalanan rumah tangga tidak semua berjalan mulus. Gonjang ganjing keseharian dalam kehidupan menjadi pemicu retaknya dalam hubungan rumah tangga dalam satu keluarga.
Berdasarkan sumber data yang didapat oleh tim potret bekasi terungkap, betapa banyaknya gugatan cerai yang dilakukan oleh pasutri dari kalangan wanita, jumlah gugatan cerai yang dilakukan oleh para wanita mendominasi jumlahnya ketimbang para pria.
“Dari data situs perkara pengadilan agama Kota Bekasi, dari data statistik perkara 707 gugat cerai dilakukan oleh para wanita dan 272 permohonan cerai dari pri,” sumber situs PA Kota Bekasi, Minggu (19/4).
Dari data tersebut, alasan gugat cerai yang dilakukan oleh para wanita bervariatif dari masalah ekonomi, selingkuh, kekerasan, bahkan tidak memiliki faktor keturunan. (Sle)
Tidak ada komentar: